Jangan Sampai Jadi Drama, Begini Cara Mudah Mengatasi Mata Kering dan Gejalanya

Bagikan Berita

Jangan Sampai Jadi Drama, Begini Cara Mudah Mengatasi Mata Kering dan Gejalanya ~ KotaJogja.co.id (Tips Pintar). Hallo sobat Kota Jogja, bagaimana apakah hari mu tetap menyenangkan dan bagaimana apakah kamu sudah liburan minggu ini, hehe buat kamu yang belum liburan yuk buruan rencanakan untuk piknik seperti yang kita ketahui jogja memiliki banyak sekali tempat wisata indah lo. Namun pasti buat yang sering kerja di depan layar atau liburan salah satu hal yang sering menjadi kendala adalah mata kita merah, terasa panas, bahkan penglihatan menjadi kabur.

Buat kamu yang mengalami kendala semacam itu bisa jadi itu gejala dari mata kering. Hal tersebut biasanya terjadi karena mata kita kurang cairan atau pelumas.  Jika kamu sering merasakan kondisi tersebut, jangan terlalu lama dibiarkan karena akan membahayakan kesehatan mata.

Baca juga: Pantai Ngobaran: Tiket Masuk, Sejarah, Mitos Rute dan Daya Tarik Wisata

Gejala Mata Kering

Ilustrasi Mata Kering

Mata kering menjadi permasalahan umum yang sering dialami oleh banyak orang, menyebabkan beragam tingkat ketidaknyamanan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini terjadi ketika lapisan air mata yang seharusnya melindungi permukaan mata pecah, meninggalkan sensasi tidak nyaman dan mengganggu pada bola mata.

Lapisan air mata yang sehat seharusnya stabil dan homogen, memberikan perlindungan yang diperlukan pada kornea dan konjungtiva serta memainkan peran penting dalam kemampuan penglihatan. Namun, ketika lapisan air mata mengalami ketidaksehatan, terjadi pecah pada beberapa area di permukaan kornea dan konjungtiva, menyebabkan gejala iritasi dan ketidaknyamanan, serta mengganggu ketajaman penglihatan.

Baca juga: Pantai Nguyahan Gunungkidul: Sejarah, Rute, HTM, Daya Tarik Wisata

Salah satu gejala yang sering terjadi pada mata kering adalah mata yang berair atau sering kali disebut sebagai tearing. Meskipun terdengar paradoksal, hal ini terjadi karena iritasi yang disebabkan oleh air mata yang tidak sehat akan merangsang otak untuk memproduksi air mata tambahan sebagai refleks untuk melawan iritasi tersebut. Namun, air mata yang dihasilkan tidak mampu memperbaiki kondisi yang sebenarnya.

Berikut adalah beberapa gejala lain yang mungkin dirasakan oleh individu yang mengalami mata kering:

1. Rasa Panas atau Terbakar: Sensasi terbakar atau panas di sekitar mata bisa menjadi tanda adanya mata kering.

2. Rasa Perih atau Tertusuk-tusuk: Sensasi seperti tertusuk-tusuk atau perih pada mata juga merupakan gejala umum dari mata kering.

3. Gatal: Sensasi gatal di sekitar mata dapat mengindikasikan adanya masalah dengan lapisan air mata.

4. Berpasir atau Mengganjal: Sensasi seperti ada pasir atau mengganjal di mata sering kali terkait dengan mata kering.

5. Sensasi Benda Asing: Terkadang, mata kering membuat Anda merasa seperti ada benda asing yang terperangkap di mata.

6. Keluar Kotoran Mata: Adanya kotoran mata yang lebih sering keluar juga bisa menjadi tanda dari mata kering.

7. Mata Merah: Mata yang merah tanpa sebab yang jelas juga bisa disebabkan oleh mata kering.

8. Penglihatan Buram Fluktuatif: Penglihatan yang buram atau kabur, terutama saat membaca, menggunakan komputer, atau menonton televisi, dapat menjadi gejala lain dari mata kering.

9. Silau atau Sensitif Terhadap Cahaya: Sensitivitas terhadap cahaya atau silau juga bisa menjadi tanda adanya masalah dengan lapisan air mata.

10. Mata Terasa Sakit atau Berat: Sensasi sakit atau berat di sekitar mata dapat terkait dengan kondisi mata kering.

11. Mata Lelah: Mata yang terasa lelah atau letih tanpa alasan yang jelas juga dapat menjadi tanda mata kering.

Baca juga:Jogja Bay Waterpark: Info Harga Tiket, Wahana, Rute, Fasilitas Waterboom Jogja 

Bahaya Mata Kering: Ancaman yang Tak Disadari

Banyak yang menganggap remeh penyakit mata kering atau dry eye, namun di balik kesan sepele itu tersimpan bahaya yang patut diwaspadai. Dry eye bukan hanya mengganggu keseharian, namun juga berpotensi merusak kualitas hidup secara signifikan. Dengan prevalensi yang tinggi dan gejala yang tidak selalu mencolok, banyak yang tidak menyadari bahwa mereka mungkin tengah menderita kondisi ini.

Dry eye adalah gangguan pada permukaan mata yang terjadi ketika keseimbangan komponen air mata terganggu. Gejalanya bervariasi mulai dari mata terasa kering, gatal, hingga sensasi seperti terdapat pasir di mata. Meskipun begitu, tidak semua penderita dry eye mengalami gejala yang jelas. Menurut temuan, hanya 60 persen dari penderita yang menunjukkan gejala, sementara sisanya, sekitar 37 persen, tidak menyadari bahwa mereka terkena penyakit ini.

Penyebab dry eye bersifat multifaktorial, dimulai dari faktor usia hingga lingkungan tempat tinggal. Usia di atas 50 tahun, khususnya pada wanita pascamenopause, serta penggunaan lensa kontak, menjadi faktor risiko utama. Lingkungan yang berdebu, kering, berangin, dan terpapar asap rokok juga dapat memperburuk kondisi ini. Tidak ketinggalan, kebiasaan menatap layar elektronik dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan mata menjadi kering.

Baca juga: Tugu Jogja: Info Lokasi Wisata, Sejarah, Filosofis Hinga Renovasi 

Tak hanya itu, riwayat operasi atau penyakit mata sebelumnya, serta penggunaan obat-obatan tertentu, baik untuk pengobatan sistemik maupun mata, juga dapat meningkatkan risiko dry eye. Bahkan, penderita penyakit metabolisme seperti Diabetes Melitus juga rentan terkena kondisi ini.

Bahaya dry eye tidak hanya terbatas pada ketidaknyamanan fisik, namun juga berdampak pada kualitas hidup secara keseluruhan. Penyakit ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan memaksa penderitanya untuk bergantung pada obat-obatan. Bahkan, jika tidak ditangani dengan baik, dry eye dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata.

Oleh karena itu, penting bagi setiap individu, terutama yang memiliki faktor risiko, untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan mata. Pemeriksaan rutin dan konsultasi dengan dokter mata dapat membantu mendeteksi dry eye secara dini dan mencegah komplikasi yang lebih serius di kemudian hari. Kesadaran akan bahaya dry eye perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat mengambil langkah preventif yang tepat demi menjaga kesehatan mata mereka.

Baca juga: Tebing Breksi Jogja: Info Tiket Masuk, Fasilitas, Daya Tarik, Hingga Sejarahnya

Cegah Bahaya Mata Kering dengan cara yang tepat

Infografis Bahaya Mata Kering

Kondisi mata kering tidak hanya mengganggu keseharian, namun juga dapat membahayakan kesehatan mata jika tidak ditangani dengan tepat. Namun, tak perlu khawatir lagi, karena kini ada solusi yang praktis dan efektif untuk mengatasi masalah ini: Insto Dry Eyes.

Insto Dry Eyes hadir sebagai solusi yang dijamin ampuh dan aman digunakan untuk mengatasi berbagai gejala kekeringan pada mata. Dengan kandungan bahan aktif yang bekerja seperti air mata buatan, Insto Dry Eyes memberikan efek pelumas yang mampu memberikan kelegaan pada mata yang kering dan iritasi.

Baca juga: Pantai Slili: Harga Tiket Masuk, Rute dan Daya Tarik Wisata

Gejala seperti mata pegal, perih, atau terasa sepet dapat diatasi dengan Insto Dry Eyes secara cepat dan efektif. Tidak hanya itu, penggunaan Insto Dry Eyes juga dapat meringankan iritasi yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata alami.

Kelebihan lain dari Insto Dry Eyes adalah kemasannya yang kecil dan praktis, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Dengan demikian, tidak perlu lagi khawatir ketika kamu merasakan gejala mata kering di tengah aktivitasmu sehari-hari.

Jadi, jika kamu sering mengalami masalah mata kering, pastikan untuk selalu menyediakan Insto Dry Eyes di dalam tasmu. Dapatkan kelegaan dan kenyamanan pada mata dengan menggunakan solusi yang praktis dan efektif ini. Jaga kesehatan matamu dengan Insto Dry Eyes, solusi yang tepat untuk mencegah bahaya mata kering.

Terimakasih telah membaca Jangan Sampai Jadi Drama, Begini Cara Mudah Mengatasi Mata Kering dan Gejalanya semoga bisa bermanfaat dan jangan lupa baca berita lainnya di KotaJogja.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.

Baca juga: Wisata Candi Prambanan: Sejarah, Lokasi, Harga Tiket Masuk

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *